Kamis

Bacok Sepupu karena Tak Sudi Dituduh Tiduri Janda

http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Pisau-Golok-tebas.jpgTRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lantaran tak terima dituduh sering berzina dengan seorang janda, Saiful Anwar (27) menjadi gelap mata lalu membacok dua sepupunya hingga kondisi mereja kritis.
Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol H Suradi, menjelaskan peristiwa yang terjadi di bilangan Jalan Asyirot, Kelurahan Sukabumi Selatan, Jakarta Barat ini bermula saat Susanti (28), janda dua anak yang merupakan pacar Saiful bermain ke rumah Nurhayati (30) istri Supriyanto (33). Supriyanto adalah sepupu dari Saiful.
Saat itu, Supriyanto datang dan kemudian menasehati Susanti agar cepat menikah sehingga tidak jadi gunjingan
Susanti mengaku tersinggung atas ucapan tersebut dan mengadukan ke tersangka. Saiful naik pitam, diduga ia tak terima dituduh berzina dengan Susanti. Ia pun mendatangi rumah Supriyanto.
"Saat bertemu dengan korban yang sedang menonton televisi di kamar, pelaku tanpa basa-basi langsung membacok leher belakang kepala dan tangan Supriyanto hingga ambruk,"  terang Suradi, Minggu (11/9/2011).
Mendengar suara gaduh tersebut, Nurhayati memanggil Fitriyadi (30), saudara sepupunya yang lain, untuk melerai perkelahian tersebut. Namun bukannya berhasil memisahkan, tangan Fitriyadi justru terkena sabetan golok Saiful yang sedang kesetanan.
Saat hendak kabur bersama Susanti, anggota Buser Polsek Kebon Jeruk berhasil menangkap pelaku dan diamankan di Mapolsek Kebon Jeruk.
Adapun dua korban pembacokan yakni Supriyanto menderta luka bacok di leher belakang, tangan, dan kepala. Sedangkan Fitriyadi menderita luka bacok di tangan dan punggung.
"Kini keduanya sudah dirawat di Rumah Sakit Medika Ananda, Permata Hijau," imbuhnya.


EmoticonEmoticon