Selasa

Timnas U-23 Ingin Uji Coba di Jepang & Korsel

http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/09/27/124906_diego-michiels--tengah-_300_225.jpgTimnas U-23 kesulitan mencari lawan tanding yang sepadan di dalam negeri. Pelatih Garuda Muda, Rahmad Darmawan, berharap pasukannya mendapat kesempatan untuk menggelar uji coba di Jepang dan Korea Selatan. 

Setelah menggelar tur ke Hongkong, timnas U-23 kembali menjalani pemusatan latihan di dalam negeri. Saat ini, penampilan Kurnia Meiga dan kawan-kawan kembali digodok oleh tim pelatih di kota kembang, Bandung, Jawa Barat.

Selama di Bandung, timnas U-23 sempat dijadwalkan beruji coba lawan Persib Bandung. Sayang rencana ini gagal dan sebagai gantinya Garuda Muda akan menghadapi tim bayangan Persikab di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu 1 Oktober.
Sebelumnya, timnas U-23 mendapat kesempatan untuk menggelar uji coba di Hongkong. Dari tiga laga yang dilakoni, timnas U-23 selalu sukses memetik kemenangan. Masing-masing lawan timnas Asian Games Hongkong (4-0), klub Divisi I Rangers (5-1), dan terakhir lawan tim Divisi I Citizens FC (2-1).
"Kami perlu lebih banyak menghadapi lawan tangguh. Mungkin di Jepang dan Korea Selatan kita bisa memdapatkan lawan uji coba yang sepadan. Waktunya belum dipastikan karena masih menunggu konfirmasi dari pengurus (PSSI),” kata RD usai memimpin latihan di Stadion Siliwangi, Bandung, Selasa 27 September.
Mengasah Mental
Dengan menghadapi lawan yang sepadan, RD berharap ada peningkatan kualitas permainan dari pasukan Garuda Muda. "Membiasakan diri dalam tekanan lawan bisa membuat mental pemain lebih terasa,” kata mantan pelatih Persija itu.

Terkait komposisi pemain inti, RD masih mencari pemain terbaik yang layak masuk tim inti. Dari total 31 pemain yang saat ini dipakai timnas, RD menyatakan perubahan komposisi pemain kemungkinan masih akan terus dilakukan.

"Lima pemain yang sebelumnya dikembalikan ke klub, akan kami panggil kembali jika diperlukan. Saya masih terus memantau dan belum akan menentukan komposisi pemain yang akan diproyeksikan ke SEA Games karena masih menunggu kepastian berapa jumlah pemain yang bisa digunakan oleh setiap negara peserta,” tandas RD.
Laporan: Yadi/Bandung
• VIVAnews


EmoticonEmoticon