Rabu

Asyik Mesum, Pasangan Pelajar Digerebek Warga

http://www.berita8.com/images/berita/normal/VIDEO_SMP483906@.jpgWarga kampung Ilong, Desa Amboyo Utara, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, menangkap oknum pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN), Hr (17) dan DC (16), yang sedang berbuat mesum di pondok dekat sebuah jembatan.

"Benar ada pelajar yang ditangkap warga saat melakukan mesum di pondok dekat jembatan. Mereka masih berpakaian sekolah, dan saat ditangkap mereka berdua hanya pakai celana pendek," ujar Sukarto, seorang warga di Ngabang, Rabu (5/10/2011).


Sukarto menceritakan, warga sejak Senin (3/10/2011) sudah curiga karena ada siswa pada jam belajar berada di lokasi itu.


Selang satu hari tepatnya Selasa (4/10) pada pukul 07.00 WIB, siswa tersebut juga berada di lokasi yang sama, sehingga pukul 11.00 WIB warga menggrebek keduanya dan langsung digiring ke salah satu warung untuk diserahkan kepada kepolisian setempat.


"Warga menangkap siswa itu dan melaporkan kepada polisi. Karena pelajar yang laki-laki membawa senjata tajam. Dan keduanya sempat berkelit bukan pelajar. Setelah kita panggil pihak sekolah ternyata benar," kata Sukarto.


Kepala MAN Ngabang, Muhammad Syabirin membenarkan dua siswa yang masih duduk di kelas X ditangkap warga saat melakukan mesum di Jalan Ilong.


Pihaknya setelah mendapat pembuktian dari kepolisian maka memutuskan untuk mengeluarkan keduanya dari sekolah tersebut.


"Dia baru tiga bulan pindahan dari sekolah lain. Atas kejadian ini, orang tuanya sudah kami panggil dan siswa yang bersangkutan kita keluarkan. Surat pernyataan dari kedua siswa itu mengakui melakukan tindakan asusila," kata Syabirin.


Ia mengaku kecewa berat terhadap kejadian ini karena akibat ulah siswanya nama sekolah juga menjadi tidak baik.


Padahal, lanjut dia, selama ini pihak sekolah sudah melakukan ketegasan dan disiplin bahkan pembinaan akhlak terhadap anak didiknya.


"Tapi, memang sudah menjadi watak anak yang bersangkutan. Kita tidak bisa berbuat apa-apa. Parahnya dia siswa baru dan baru tiga bulan," ujar Syabirin.


Anggota DPRD Landak Syahdan Anggoi juga merasa prihatin atas kejadian itu. Tapi lembaga seperti sekolah tidak bisa disalahkan karena ia yakin sekolah sudah melakukan pembinaan moral kepada anak didiknya.


"Kuncinya peran orang tua dalam mendidik dan memberikan pembinaan juga penting," kata Syahdan Anggoi. (Aef/At/Lin)


EmoticonEmoticon