Rabu

Nasib NBA Masih Tak Jelas

http://images.detik.com/content/2011/10/03/78/wade.jpgNew York - Teka-teki apakah NBA musim ini masih mungkin bergulir masih tak jelas. Pertemuan lanjutan antara pihak-pihak terkait belum menghasilkan tanda-tanda bahwa periode lockout akan segera berakhir.

Pada pertemuan antara para pemilik klub dan pemain di sebuah hotel di Manhattan hari Sabtu (1/10) lalu, yang kabarnya berlangsung selama tujuh jam, tidak ada kemajuan yang didapat. Salary cap masih menjadi hal yang paling diperdebatkan.

"Kenyataannya, jalan kita masih sangat jauh," ungkap presiden asosiasi pemaim NBA, Derek Fisher, seperti dilansir Reuters, yang juga menyebutkan agenda pertemuan selanjutnya di hari Senin (3/10) ini.

"Sekalipun dengan beberapa pertukaran yang kami buat hari ini, masih ada perbedaan yang sangat besar antara yang kami tawarkan dengan yang mereka tawarkan .. Masih banyak yang mesti dikerjakan, tapi kita akan terus begini," sambungnya.

Musim reguler dijadwalkan dimulai 1 November. Namun, dengan ketiadaan kesepakatan bersama antara pemilik klub dan pemain, kemungkinan besar kompetisi bola basket paling terkenal di dunia itu akan ditiadakan di musim ini.

Para pemilik klub NBA musim lalu merugi sampai 300 juta dolar AS, dan sebagian besar klub dalam rapor "merah". Mereka ingin pembagian income terkait bola basket dari 50 sampai 57 persen, serta mengetatkan salary cap dan memperpendek kontrak-kontrak pemain.


EmoticonEmoticon