Jumat

Vitamin B Harian Efektif Hindarkan dari Alzheimer

PENELITI di Universitas Oxford menemukan bahwa mengonsumsi dosis harian vitamin B6, B12, dan asam folat dalam satu pil mengurangi risiko penyusutan otak lebih dari 30 persen pada orang tua dengan masalah memori ringan.

Beberapa jenis vitamin B dikenal mampu mengontrol kadar asam amino dan homosistein dalam darah. Tingginya kadar homosistein terkait dengan peningkatan risiko alzheimer.

Para peserta studi pun diminta mengonsumsi pil yang mengandung 0,5 mg vitamin B12, 20 mg vitamin B6, dan 0,5 mg asam folat atau plasebo. Mereka juga diminta menjalani tes kognitif selama dua tahun. Otak mereka lalu dipindai pada awal dan akhir penelitian.

Hasil temuan studi ini dipaparkan oleh neuropsi, seperti dikutip dari Yahoo, Rabu (14/9). Dr de Jager mengatakan, "Semakin tinggi tingkat homosistein dalam darah, semakin baik respons pada pengobatan. Kami masih perlu lebih banyak riset untuk menunjukkan bahwa metode ini benar-benar dapat menghalau demensia."

Seorang juru bicara Komuitas Alzheimer mengatakan, "Kita tahu pentingnya mendapatkan cukup vitamin. Namun, cara terbaik untuk mengurangi risiko demensia adalah dengan berolahraga teratur dan makan makanan sehat dengan banyak buah dan sayuran. Yang juga penting, yakni memeriksakan tekanan darah dan kolesterol secara teratur." (Pri/OL-06)


EmoticonEmoticon