-->

Type something and hit enter

ads here
By On
advertise here

Kediri, Suami sadis ini bernama Bonari (24) asal Ketapang, Kalimantan Barat. Dia telah diringkus petugas Buru Sergap (Buser) Polres Kediri dari rumah pamannya, di Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. dikutip Rofiqsr News dari Beritajatim, Pembunuhan itu dilakukan secara sadis dengan cara dicekik, diinjak-injak, dipukul dengan batu bata, lalu dibuang ke sungai.

Polisi langsung melakukan penyelidikan terhadap para pendatang baru. "Setelah penyelidikan ada kecurigaan bahwa ada seorang pendatang baru bernama Bonari dan istrinya di rumah kakaknya. Kemudian kita lakukan penyelidikan, ternyata kita temukan bercak darah di kamar," terang AKBP Kasero Manggolo, Rabu (15/08/2012)

Menurut cerita Bonari, saat itu mereka di rumah Yatilah (30) kakaknya di Desa Kayunan, Kecamatan Plosoklaten. Ketika berada di kamar, Elsa merengek minta dibelikan sepeda motor dan rumah.
Bonari yang tidak memiliki pekerjaan naik pitam. Mereka, kemudian terlibat cek cok mulut. Bonari kalap, kemudian memukuli wajah dan menginjak-injak leher istrinya sampai tak berdaya.

Setelah menghabisi nyawa istrinya, Bonari langsung mengemasi barang-barangnya. Kemudian, membersihkan bercak darah istrinya yang menempel di dinding, dan menyemprot dengan cat pilox warna putih.Setelah memastikan aman, Bonari pergi dari rumah Yatilah menuju rumah pamannya di Desa Pelem. Niatnya, dia bersembunyi dari kejaran polisi. Sementara mayat korban ditemukan esok harinya, Senin (13/08/2012)

Polisi membawa Bonari ke Polres Kediri. Ketika dimintai keterangan, dia mengaku telah menghabisi istrinya bernama Elisa (22). Pembunuhan itu dilakukan, pada Minggu (12/08/2012) sekitar pukul 14.00 WIB. [nng/ted/rfq]