Rabu

AFC Verifikasi Persela

Lamongan - Empat orang dari Konfederasi Sepakbola Asia atau AFC, Rabu (5/10) bersama perwakilan dari PSSI memverifikasi kesiapan manajeman Persela Lamongan untuk mengikuti kompetisi Liga Indonesia Level 1 musim ini.

Verifikasi dilakukan pada dokumen data yang sudah dikirimkan sebelumnya soal kelayakan unsur manajemen, financial officer, legal officer, security officer dan terkait local media officer.

Seperti dijelaskan Manajer Profesional Football, Alisher Nikimbaev, Indonesia termasuk yang paling akhir verifikasinya bersama Uni Emirat Arab. AFC sebelumnya sudah melakukan verifikasi semua negara Asia seperti Korea dan China.

"Hasil kesimpulan dari cek dan sharing data tersebut akan dikirim ke AFC dan diputuskan kelayakannya oleh Exco AFC berdasarkan kelayakan standar se Asia," tuturnya.

Nikimbaev juga sempat memuji Persela sebagai satu-satunya klub yang telah memiliki business plan. Meski belum bagus, dia menghargai upaya tersebut.

Terkait hasil verifikasi, lanjut Alisher, kelayakannya bukan hanya akan ditentukan satu atau dua klub saja, namun keseluruhan klub yang diverifikasi.

Setelah memverifikasi data di Sekeretariat Persela, tim AFC langsung melihat kesiapaan fasilitas di Stadion Surajaya. Semua aspek dilihat dan diverifikasi mulai dari mixed zone, ruang media, ruang pemain home dan away hingga aspek keamanannya.

Sejumlah saran pembenahan yang disampaikan AFC, seperti penambahan fasilitas untuk media akan dipenuhi manajerial Persela sebelum batas akhir 14 Oktober.

Manajer Media AFC, Shahin Rahmani, menegaskan, dalam kesempatan hari itu dia bersama timnya tidak akan langsung melakukan penilaian.

"Kami ingin melihat langsung keseriusan masing-masing klub dalam memenuhi ketentuan standar AFC yang ada," ungkapnya.

Tim AFC lainnya yang hari itu datang adalah Benjamin Tan (Manajer Kompetisi) dan Avin (Manjer Audit Finance). Mereka didampingi dua orang dari PSSI, Farid Mubarok dan Malik. Sementara dari manajemen Persela terlihat hadir Yuhronur Efendi bersama Agus Suyanto, R Yulianto, Anang Taufik dan sejumlah pengurus lainn.


EmoticonEmoticon